Muaro Jambi, 8 September 2026 - Pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI MAN Insan Cendekia Jambi yang diampu oleh Maryana, M.Pd. berlangsung kontekstual dengan mengangkat persoalan kabut asap yang terjadi di Jambi. Kondisi tersebut memberikan pengalaman belajar yang nyata bagi murid. Ketika pembelajaran tatap muka dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dari rumah akibat kondisi udara, murid justru diajak memanfaatkan situasi tersebut sebagai bahan pembelajaran dengan menulis teks berita berdasarkan peristiwa yang sedang terjadi.
Dalam kegiatan ini, siswa tidak sekedar mempelajari teori teks berita, tetapi langsung menanamkannya dengan mengumpulkan informasi secara aktual dan faktual. Murid diarahkan untuk mengamati kondisi di lingkungan sekitar serta mencari informasi dari berbagai sumber terpercaya, seperti berita media, pernyataan pihak yang berwenang, dan sumber informasi lainnya. Informasi tersebut kemudian diolah menjadi berita memperhatikan unsur 5W+1H, struktur berita, serta penggunaan bahasa jurnalistik yang tepat.
Tugas tersebut memberikan pengalaman bermakna bagi murid karena mereka belajar menulis berdasarkan kenyataan yang benar-benar mereka hadapi. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk membedakan fakta dan opini, memilih informasi yang relevan, menyusun peristiwa secara sistematis, serta menyampaikan informasi secara objektif dan bertanggung jawab. Di sisi lain, isu kabut asap juga membuka ruang bagi murid untuk memahami dampaknya terhadap kehidupan masyarakat, kesehatan, aktivitas sehari-hari, hingga dunia pendidikan.
Maryana, M.Pd. Berharap pembelajaran ini dapat menjadi pengalaman yang tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis, tetapi juga menumbuhkan kepekaan murid terhadap berbagai permasalahan di lingkungan sekitar. “Murid tidak hanya belajar bagaimana menulis berita, tetapi juga belajar menjadi penyampai informasi yang aktual, faktual, dan bermanfaat bagi masyarakat,” menjadi semangat dalam pembelajaran tersebut. Dengan demikian, PJJ tidak menjadi hambatan untuk belajar, tetapi justru menjadi kesempatan bagi murid kelas XI MAN Insan Cendekia Jambi untuk belajar dari peristiwa nyata, mengasah kemampuan jurnalistik, dan menyuarakan fakta melalui tulisan.