Muaro Jambi, 31 Juli 2026 – Dalam rangkaian pelatihan kepada tenaga kependidikan MAN Insan Cendekia Jambi, anggota Tim Evaluator, Akhmad Muhajir, pentingnya membangun wajah pelayanan yang profesional melalui pengaturan lingkungan kerja dan budaya yang melayani. Menurutnya, kesan pertama yang diterima masyarakat saat memasuki lingkungan madrasah menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Zona Integritas, sehingga seluruh pelayanan area harus mampu menghadirkan suasana yang bersih, rapi, nyaman, aman, dan ramah bagi setiap pengguna layanan.
Dalam arahannya, Akhmad Muhajir menjelaskan bahwa Satuan Pengamanan (Satpam) merupakan garda terdepan pelayanan yang menjadi representasi pertama sebuah instansi. Oleh karena itu, petugas keamanan tidak hanya bertugas menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga harus mampu memberikan pelayanan yang humanis melalui penyambutan tamu dengan ramah, memberikan informasi awal yang dibutuhkan, mengarahkan pengunjung ke unit layanan yang tepat, hingga memastikan setiap tamu memperoleh pelayanan yang baik sampai seluruh keperluannya selesai. Menurutnya, pelayanan prima dimulai sejak tamu memasuki gerbang madrasah dan berakhir ketika tamu meninggalkan lingkungan madrasah dengan kesan yang positif.
Melalui pelatihan tersebut, Akhmad Muhajir mengajak seluruh tenaga kependidikan untuk membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Sinergi antara petugas keamanan, petugas PTSP, dan seluruh unit layanan menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, sopan, dan profesional, sehingga nilai-nilai Zona Integritas tidak hanya terlihat pada kelengkapan dokumen, tetapi juga tercermin dalam sikap, perilaku, dan kualitas pelayanan sehari-hari di MAN Insan Cendekia Jambi.