Muaro Jambi, 9 Oktober 2026 — Setelah beristirahat dan menikmati makanan tambahan bergizi, siswa MAN Insan Cendekia Jambi melanjutkan kegiatan dengan mengikuti Arahan dan motivasi kesehatan yang disampaikan oleh dr. Tri Wibowo, dokter Poliklinik MAN IC Jambi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan kesadaran murid untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang berdampak pada kualitas udara di wilayah Jambi.
Dalam Arahnya, dr. Tri Wibowo menjelaskan secara cermat dampak paparan kabut asap terhadap tubuh manusia, terutama sistem pernapasan. Partikel halus yang terkandung dalam asap dapat masuk ke saluran pernapasan dan memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti batuk, iritasi tenggorokan, mata perih, hingga sesak napas. Oleh karena itu, murid diingatkan agar tidak mengabaikan gejala yang muncul dan segera melaporkannya kepada orang tua atau tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan.
Selain memberikan pemahaman mengenai dampak kabut asap, dr. Tri Wibowo juga menekankan pentingnya mematuhi protokol kesehatan selama kondisi kualitas udara belum membaik. Siswa diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga waktu istirahat. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi paparan asap dan menjaga kondisi tubuh tetap sehat.
Tidak hanya membahas kesehatan, dr. Tri Wibowo juga memberikan motivasi dan arahan kepada murid yang akan melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dari rumah. Murid diingatkan agar tetap disiplin mengikuti pembelajaran sesuai jadwal, mengerjakan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta menjaga pola hidup sehat selama berada di rumah. Orang tua juga diharapkan turut mendampingi dan menjaga kondisi kesehatan anak, memastikan lingkungan rumah tetap nyaman, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih menyelamatkan wilayah Jambi.
Melalui kegiatan edukasi ini, MAN IC Jambi berharap murid tidak hanya memahami bahaya kabut asap, tetapi juga mampu menerapkan langkah-langkah perlindungan diri secara tepat. Kesehatan tetap menjadi prioritas, sementara semangat belajar harus terus terjaga. Dengan kerja sama antara madrasah, tenaga kesehatan, orang tua, dan murid, diharapkan seluruh keluarga besar MAN IC Jambi dapat melewati kondisi ini dengan aman hingga kualitas udara kembali membaik dan pembelajaran tatap muka dapat berlangsung normal kembali.