Muaro Jambi, 27 April 2026 — Pelaksanaan upacara bendera hari Senin di MAN Insan Cendekia Jambi berlangsung dengan tertib, disiplin, dan penuh khidmat. Petugas upacara dari murid kelas X.5 dengan wali kelas Siti Mutabbiah, S.Ag., melaksanakan tugas dengan sangat baik, menunjukkan kesiapan, kekompakan, dan tanggung jawab yang tinggi. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Wali Kelas XI.1, Febriyani Putri, M.Pd., yang memberikan amanat inspiratif di hadapan seluruh peserta upacara yang terdiri dari guru, tenaga kependidikan, dan murid.
Dalam amanatnya, beliau mengangkat tema implementasi Transformasi Geometri dalam kehidupan sehari-hari. Unsur pertama yang disampaikan adalah translasi atau pergeseran, yaitu perubahan perilaku dari yang kurang baik menjadi lebih baik. Selanjutnya, refleksi atau pencerminan mengajak setiap individu untuk menyalakan diri, menilai apakah langkah yang diambil sudah sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Pada elemen rotasi atau perputaran, beliau menekankan pentingnya mengubah arah pola pikir (mindset) ke arah yang lebih positif karena pola pikir sangat menentukan keberhasilan seseorang.
Lebih lanjut, pada bagian dilatasi, beliau menjelaskan bahwa dalam kehidupan perlu memperkecil hal-hal negatif dan memperbesar hal-hal positif dalam diri. Dari keseluruhan konsep tersebut, beliau menegaskan bahwa inti dari transformasi adalah menjadi pribadi yang terus berkembang dan lebih baik dari hari ke hari. “Sebaik-baiknya kita adalah yang mampu menjadikan diri kita lebih baik dari kemarin,” ungkapnya dengan penuh penekanan.
Kepala MAN Insan Cendekia Jambi Dr, Zakiah, S.Ag., S.Pd., MESy. dalam kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan upacara yang berjalan dengan lancar dan berkualitas. Beliau menyampaikan bahwa kedisiplinan dan semangat yang ditunjukkan oleh petugas upacara kelas X.5 merupakan cerminan budaya positif madrasah yang harus terus dijaga. “Kami mengapresiasi pertunjukan petugas upacara hari ini yang telah menunjukkan tanggung jawab dan keteladanan.Semoga nilai-nilai yang disampaikan dalam amanat pembina dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga madrasah,” ujar beliau.