Muaro Jambi — Setiap hari, peserta didik di
MAN Insan Cendekia Jambi menunjukkan kebiasaan sederhana namun sarat makna
dengan menyusun sandal secara rapi sebelum melaksanakan salat berjamaah.
Kebiasaan ini dilakukan pada setiap waktu salat, mulai dari Subuh, Zuhur, Asar,
Magrib, hingga Isya, sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kedisiplinan
siswa di lingkungan madrasah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh seluruh siswa di area masjid dan asrama madrasah. Sebelum memasuki tempat ibadah, para siswa dengan kesadaran sendiri merapikan sandal mereka tanpa harus diperintah. Rutinitas ini terus dijaga dan dibiasakan agar tertanam sikap tertib, tanggung jawab, serta saling menghargai fasilitas bersama dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Keasramaan, Dedi
Haryanto, menyampaikan bahwa kebiasaan kecil seperti menyusun sandal memiliki
dampak besar dalam pembentukan karakter peserta didik. “Disiplin tidak
selalu diajarkan melalui hal besar. Dari kebiasaan sederhana seperti menyusun
sandal sebelum salat, siswa belajar tanggung jawab, keteraturan, dan kesadaran
diri. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang kami tanamkan secara
konsisten,” ujarnya.
Dampak dari kegiatan ini terlihat nyata dalam keseharian siswa. Lingkungan masjid dan asrama menjadi lebih rapi, suasana ibadah lebih nyaman, serta tumbuhnya budaya disiplin yang terbawa hingga ke kegiatan belajar dan kehidupan sosial siswa. Kebiasaan tersebut juga membentuk karakter religius, peduli, dan tertib, sejalan dengan visi MAN Insan Cendekia Jambi dalam mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia dan berintegritas.
