Muaro Jambi - Organisasi Siswa Intra Sekolah
(OSIS) MAN Insan Cendekia Jambi resmi menutup rangkaian perlombaan Musabaqah
Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diikuti oleh peserta didik kelas X dan XI. Kegiatan
ini merupakan salah satu program kerja OSIS yang bertujuan menumbuhkan
kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an serta mengembangkan kemampuan keislaman di
kalangan peserta didik.
Perlombaan MTQ tersebut meliputi berbagai cabang lomba, di antaranya Lomba Tahfidz Qur’an, Tilawatil Qur’an, Syarhil Qur’an, Da’i Bahasa Indonesia, Da’i Bahasa Arab, Da’i Bahasa Inggris, Shalat Jenazah, Tahfizul Hadis, serta Fahmil Qur’an. Seluruh peserta merupakan siswa kelas X dan XI yang menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti setiap rangkaian lomba yang berlangsung dengan penuh semangat dan sportif.
Ketua pelaksana kegiatan, M. Ilhami,
menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya menumbuhkan
semangat generasi muda dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Ia
berharap melalui perlombaan ini para peserta tidak hanya berlomba untuk meraih
prestasi, tetapi juga mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam
kehidupan sehari-hari. “Kami berharap kegiatan MTQ ini dapat menjadi sarana
bagi siswa untuk mengasah kemampuan dalam membaca, menghafal, serta memahami
Al-Qur’an sehingga dapat membentuk karakter generasi Qur’ani yang berakhlak
mulia,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang
Keasramaan, Dedi Haryanto, S.S., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan
tersebut. Ia menilai bahwa MTQ menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter
dan spiritual siswa di lingkungan madrasah. Menurutnya, kegiatan seperti ini
mampu membangun semangat kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat nilai-nilai
religius di kalangan peserta didik.
Kepala MAN Insan Cendekia Jambi, Zakiah,
M.E.Sy., dalam sambutannya juga menyampaikan harapannya agar kegiatan MTQ dapat
terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an harus
menjadi pedoman hidup bagi seluruh siswa. “Melalui kegiatan ini, kita berharap
para siswa semakin dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya mampu membacanya dengan
baik, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan
sehari-hari,” ungkapnya.