Sesi terakhir rangkaian Kajian Ramadhan MAN Insan Cendekia Jambi ditutup dengan penuh makna melalui kajian yang disampaikan oleh Firma Yuliani, M.Pd., Guru Akidah Akhlak MAN Insan Cendekia Jambi. Mengangkat tema “Eksistensi Manusia: Antara Potensi dan Degradasi Moral dalam Surah At-Tin Ayat 1–8”, kajian ini mengajak murid dan GTK untuk merenungi hakikat penciptaan manusia serta tanggung jawab moral yang menyertainya.
Dalam pemaparannya, Firma Yuliani, M.Pd.
menjelaskan bahwa manusia diciptakan oleh Allah SWT dalam bentuk yang paling
sempurna dan mulia, sebagaimana ditegaskan dalam Surah At-Tin. Kemuliaan
tersebut disertai dengan potensi ganda, yakni kemampuan untuk melakukan
kebaikan maupun keburukan. Oleh karena itu, manusia dibekali akal sebagai
anugerah utama, agar mampu membedakan yang benar dan yang salah serta tidak
terjerumus ke dalam perbuatan yang merusak diri dan lingkungan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa iman dan amal saleh merupakan kunci utama dalam menjaga kemuliaan manusia. Tanpa landasan moral dan nilai-nilai keimanan, manusia berpotensi mengalami degradasi akhlak yang berujung pada kerusakan dan kekacauan dalam kehidupan sosial. Ketika moral diabaikan, manusia dapat jatuh pada derajat yang serendah-rendahnya, meskipun secara fisik dan intelektual diciptakan dengan kelebihan.
Sebagai penutup, pemateri menegaskan bahwa Allah
SWT memberikan jaminan keadilan yang sempurna: tempat yang paling rendah bagi
manusia yang memilih jalan keburukan, dan pahala yang tiada putus-putusnya bagi
mereka yang beriman dan beramal saleh. Melalui kajian ini, seluruh peserta
diajak menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat iman, memperbaiki
akhlak, serta menjaga eksistensi manusia agar tetap berada pada jalan kemuliaan
yang diridhai Allah SWT.