Kajian Ramadhan kedua di MAN Insan Cendekia Jambi kembali menghadirkan suasana penuh makna dan refleksi keislaman. Materi disampaikan oleh Ahmad Puguh Eriawan, M.Pd., Guru Matematika MAN Insan Cendekia Jambi, yang mengangkat tema tentang Bab Wajib dan Bab Sunnah dalam Ramadhan. Kajian ini bertujuan membekali murid dan GTK dengan pemahaman utuh mengenai kewajiban utama yang harus dipenuhi serta amalan sunnah yang dapat menyempurnakan ibadah selama bulan suci.
Dalam pemaparannya, Ahmad Puguh Eriawan, M.Pd.
menjelaskan bahwa puasa Ramadhan merupakan kewajiban utama yang menjadi bagian
dari rukun Islam dan wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang memenuhi
syarat, yakni beragama Islam, baligh, berakal, sehat, dan tidak dalam
perjalanan. Puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi
sebagai sarana mendidik jiwa, menahan hawa nafsu, serta menumbuhkan ketakwaan
sebagaimana tujuan utama yang ditegaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 183.
Lebih lanjut, kajian ini juga membahas berbagai ketentuan penting dalam pelaksanaan puasa, termasuk kewajiban meng-qada’ puasa bagi yang meninggalkannya karena uzur dan membayar fidyah bagi yang tidak mampu menggantinya. Selain itu, pemateri mengingatkan tentang hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan dan minum dengan sengaja, hubungan suami istri di siang hari Ramadhan, serta perbuatan lain yang menghilangkan keabsahan ibadah puasa, sehingga umat Islam diharapkan lebih berhati-hati dalam menjaga kualitas puasanya.
Pada bagian akhir kajian, Ahmad Puguh Eriawan,
M.Pd. mengajak seluruh peserta untuk menghidupkan amalan-amalan sunnah Ramadhan
sebagai pelengkap dan penyempurna ibadah. Amalan seperti sahur, berbuka dengan
kurma atau air, shalat Tarawih, memperbanyak membaca Al-Qur’an, bersedekah,
i’tikaf, serta menghidupkan malam Lailatul Qadr dinilai memiliki keutamaan
besar berupa pahala berlipat ganda, ampunan dosa, dan peningkatan derajat di
sisi Allah SWT. Melalui pemahaman dan pengamalan wajib serta sunnah secara seimbang,
Ramadhan diharapkan menjadi momentum pembentukan pribadi yang lebih taat,
disiplin, dan bertakwa.