Muaro Jambi, prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MAN Insan Cendekia Jambi. Madrasah unggulan ini berhasil meraih Piagam Penghargaan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sebagai Pemenang Apresiasi Giat UKBI Adaptif Tahun 2025 jenjang SMA/sederajat. Piagam penghargaan ini diserahkan Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, yang diwakili oleh Kepala Subbagian Umum, kepada Kepala MAN Insan Cendekia Jambi, di dampingi Wakil Kepala bidang Humas pada Rabu, 7 Januari 2026 di MAN Insan Cendekia Jambi.
Piagam penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen
MAN Insan Cendekia Jambi dalam meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia
melalui pemanfaatan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif.
Berdasarkan keputusan dewan juri yang ditetapkan oleh Pusat Pembinaan Bahasa
dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, MAN Insan Cendekia Jambi
ditetapkan sebagai salah satu sekolah terbaik tingkat nasional pada jenjang
SMA/sederajat.
Penyerahan penghargaan secara resmi dilaksanakan di Jakarta pada tanggal
29 Oktober 2025, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Piagam penghargaan tersebut ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan
Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang menitipkan harapan agar MAN Insan
Cendekia Jambi terus berkarya, berinovasi, serta memberi kontribusi nyata bagi
bangsa dan negara melalui penguatan dan pemartabatan bahasa Indonesia
Kepala Subbagian Umum Neti Puji Rahayu, S.E.
menyampaikan harapan agar MAN Insan Cendekia Jambi dapat terus berkompetisi
pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya dalam Apresiasi Giat UKBI Adaptif,
sehingga prestasi sebagai pemenang dapat kembali diraih. Keikutsertaan secara
berkelanjutan ini diharapkan mampu memperkuat budaya berbahasa Indonesia yang
baik dan benar di lingkungan madrasah.
Sejalan dengan itu Tim UKBI Balai Bahasa Provinsi
Jambi Elva Yusanti, M.Hum. (Widyabasa Ahli Muda), Leni Sulastri, S.S.
(Widyabasa Ahli Muda) M. Lawaris (PPPK) juga memotivasi murid-murid MAN Insan
Cendekia Jambi untuk menigkatkan kemampuan dibidang bahasa sehingga hasil UKBI
setiap murid semakin mahir.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MAN Insan
Cendekia Jambi Dr. Zakiah, M.E.Sy., menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada Balai Bahasa Provinsi Jambi, khususnya
Tim UKBI, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,
pendampingan, dan kerja sama, sehingga penghargaan Apresiasi Giat
UKBI Adaptif Tahun 2025 ini dapat diraih dengan baik.
Kepala Subbagian Umum Neti Puji Rahayu, S.E. menyampaikan harapan agar MAN Insan Cendekia Jambi dapat terus berkompetisi pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya dalam Apresiasi Giat UKBI Adaptif, sehingga prestasi sebagai pemenang dapat kembali diraih. Keikutsertaan secara berkelanjutan ini diharapkan mampu memperkuat budaya berbahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan madrasah. Sejalan dengan itu Tim UKBI Balai Bahasa Provinsi Jambi Elva Yusanti, M.Hum. (Widyabasa Ahli Muda), Leni Sulastri, S.S. (Widyabasa Ahli Muda) M. Lawaris (PPPK) juga memotivasi murid-murid MAN Insan Cendekia Jambi untuk menigkatkan kemampuan dibidang bahasa sehingga hasil UKBI setiap murid semakin mahir.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MAN Insan Cendekia Jambi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Balai Bahasa Provinsi Jambi, khususnya Tim UKBI, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, pendampingan, dan kerja sama, sehingga penghargaan Apresiasi Giat UKBI Adaptif Tahun 2025 ini dapat diraih dengan baik.
Lebih lanjut, Dr. zakiah, M.E.Sy., berharap MAN Insan cendekia Jambi dapat terus berkompetisi pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya dalam ajang Apresiasi Giat UKBI Adaptif agar prestasi serupa dapat kembali diraih. Beliau juga berharap terbangunnya kerja sama yang semakin erat antara MAN Insan Cendekia Jambi dan Balai Bahasa Provinsi Jambi, sehingga ke depan seluruh murid serta Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dapat mengikuti UKBI sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi literasi dan profesionalisme berbahasa.