Informasi Sekolah

“Kami Pergi Membawa Bagian dari Satu Sama Lain”, Pesan Haru Arifin Hanif Warnai Pelepasan Angkatan 17 Giorzaviet

Muaro Jambi, 09 Mei 2026. Suasana haru merapikan kegiatan Pelepasan dan Pengukuhan Peserta Didik Kelas XII Angkatan 17 Giorzaviet MAN Insan Cendekia Jambi saat perwakilan peserta didik, Arifin Hanif dari kelas XII 3, menyampaikan pesan dan kesan di hadapan tamu undangan, guru, orang tua, serta seluruh peserta didik. Dalam sambutannya, Arifin menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama selama tiga tahun menempuh pendidikan di MAN IC Jambi. Dengan penuh emosi, ia menggambarkan madrasah bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga rumah yang menyimpan berbagai kenangan, perjuangan, dan kebersamaan Angkatan 17 Giorzaviet.

Dalam pidatonya, Arifin mengenang berbagai proses yang telah dilalui angkatannya, mulai dari masa pandemi COVID-19, pembelajaran yang berani, hingga menjadi angkatan yang menghadapi berbagai perubahan sistem pendidikan seperti AKM dan TKA. Ia menyampaikan bahwa berbagai kesulitan tersebut justru membentuk ketangguhan dan rasa kebersamaan di antara sesama peserta didik. “Kami belajar tentang korsa, tentang menjadi satu dalam rasa. Satu kesalahan ditanggung bersama, satu luka dirasakan bersama,” ungkapnya dengan suara bergetar yang membuat suasana aula dipenuhi rasa haru.

Tak hanya kepada teman-temannya, Arifin juga menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada orang tua serta para guru yang telah mendampingi perjalanan mereka. Ia mengungkapkan bahwa segala pencapaian yang dicapai para siswa tidak lepas dari doa panjang orang tua dan keikhlasan guru dalam membimbing serta mendidik mereka. Kepada adik-adik kelas, Arifin berpesan agar terus menjaga kebersamaan, korsa, dan semangat perjuangan yang telah dibangun di lingkungan madrasah.


Di akhir perayaannya, Arifin Hanif menyampaikan pesan yang begitu menyentuh kepada seluruh Angkatan 17 Giorzaviet. Ia mengatakan bahwa suatu saat nanti mereka akan berjalan di jalan yang berbeda, kenangan selama di MAN Insan Cendekia Jambi akan selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mereka. “Tiga tahun yang lalu kita datang tanpa saling mengenal, dan hari ini kita pergi dengan membawa bagian dari satu sama lain,” tuturnya yang disambut tepuk tangan panjang dan haru dari seluruh hadirin.