Muara Jambi, 13 April MAN Insan Cendekia Jambi kembali mencatatkan capaian jahat melalui hasil Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK) Triwulan I Tahun 2026. Berdasarkan laporan resmi, nilai Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) mencapai 4,91 dengan kategori “Sangat Baik”, yang menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang sangat tinggi terhadap integritas layanan madrasah.
Hasil analisis pada laporan menunjukkan seluruh indikator berada pada kategori sangat baik dengan rentang nilai 4,78 hingga 4,96. Beberapa indikator bahkan mencapai nilai tertinggi 4,96, yang mencerminkan bahwa sistem pelayanan dinilai sangat bersih dan bebas dari praktik korupsi. Sementara itu, indikator dengan nilai 4,78 menjadi area yang tetap baik namun dapat dijadikan fokus penguatan ke depan. Secara umum, tidak terdapat kesenjangan antar indikator yang signifikan, yang menandakan konsistensi kuatnya penerapan budaya integritas di seluruh lini pelayanan.
Lebih lanjut, pada bagian analisis umum (halaman 4), dijelaskan bahwa tidak ditemukan indikasi praktik korupsi dalam pelayanan persepsi pengguna layanan sangat positif terhadap sistem yang berjalan. Hal ini memperkuat bahwa layanan di MAN Insan Cendekia Jambi telah berjalan secara transparan, akuntabel, dan profesional. Tingginya nilai survei juga menunjukkan keberhasilan dalam membangun budaya kerja yang bersih serta komitmen nyata dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kepala MAN Insan Cendekia Jambi Dr. Zakiah, S.Ag., S,Pd., MESy., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat serta partisipasi dalam pengawasan ini. Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga integritas, memperkuat pengawasan internal, serta meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya. Ke depan, madrasah berkomitmen untuk mempertahankan budaya anti korupsi, meningkatkan sosialisasi integritas layanan, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan guna mewujudkan pelayanan publik yang semakin bersih dan terpercaya.